PSSI Deli Serdang Dukung Arya Sinulingga Jadi Ketua PSSI Sumut

PSSI Deli Serdang mendukung Arya Mahendra Sinulingga menjadi Ketua PSSI Sumut definitif, menyoroti pembinaan, kualitas SDM, dan inovasi kompetisi.

Ketua PSSI Deli Serdang, Darma Sucipto, menyampaikan dukungan kepada Arya Mahendra Sinulingga untuk menjadi Ketua Umum PSSI Sumatera Utara

PSSI Deli Serdang Dukung Arya Sinulingga Jadi Ketua PSSI Sumut

PSSI Kabupaten Deli Serdang menyatakan dukungan penuh kepada Arya Mahendra Sinulingga untuk menjadi Ketua Umum PSSI Sumatera Utara secara definitif. Dukungan tersebut didasarkan pada penilaian terhadap berbagai program pengembangan sepak bola daerah selama Arya menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas atau Plt Ketua PSSI Sumut.

Plt Ketua PSSI Deli Serdang Darma Sucipto menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Arya, terutama dalam pembinaan pemain usia dini, peningkatan kualitas pelatih, pengembangan perangkat pertandingan, serta pembenahan tata kelola kompetisi. Sejumlah program itu menjadi dasar penilaian PSSI Deli Serdang terhadap perkembangan sepak bola Sumut.

Menurut Darma, kemajuan yang dicapai tidak terlepas dari pembenahan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Ia juga menyoroti sistem kompetisi dan kesinambungan pembinaan sebagai bagian penting dari pengembangan sepak bola di Sumatera Utara.

Dukungan kepada Arya untuk memimpin secara definitif disampaikan dengan merujuk pada rangkaian capaian tersebut. PSSI Deli Serdang menempatkan pengembangan pemain, pelatih, wasit, dan penyelenggaraan kompetisi sebagai aspek yang saling berkaitan dalam menilai kepemimpinan di tingkat provinsi.

Pembenahan SDM Pelatih dan Perangkat Pertandingan

Dalam penilaiannya, Darma menyoroti perhatian PSSI Sumatera Utara terhadap peningkatan kualitas pelatih melalui standar lisensi resmi PSSI dan AFC. Pengembangan kapasitas pelatih menjadi salah satu bagian dari pembenahan sumber daya manusia yang mendapat apresiasi PSSI Deli Serdang.

Salah satu capaian yang dikemukakan adalah bertambahnya jumlah coach educator dari 1 orang menjadi 13 orang dalam dua tahun terakhir. Peningkatan tersebut menjadi bagian dari catatan perkembangan pendidikan kepelatihan di Sumatera Utara selama periode kepemimpinan Arya.

Perhatian terhadap sumber daya manusia juga mencakup perangkat pertandingan. Dalam paparan capaian yang menjadi dasar dukungan tersebut, PSSI Sumut disebut berhasil melahirkan 183 wasit baru dengan lisensi C1, C2, dan C3.

Dua aspek ini melengkapi penilaian terhadap program pembinaan pemain. PSSI Deli Serdang memberikan perhatian pada pengembangan tenaga kepelatihan dan perangkat pertandingan, selain pelaksanaan kejuaraan yang berlangsung di berbagai daerah.

Darma mengaitkan perkembangan sepak bola Sumut dengan pembenahan sumber daya manusia yang dilakukan secara berkelanjutan. Dalam pandangannya, pembinaan atlet dan perbaikan sistem kompetisi merupakan bagian dari proses yang berjalan bersama dengan peningkatan kualitas pelatih serta wasit.

Inovasi Tata Kelola Liga 4 Sumut

Pada aspek kompetisi, PSSI Deli Serdang mengapresiasi pengembangan kejuaraan sepak bola di tingkat kabupaten dan kota secara konsisten. Penyelenggaraan kompetisi daerah menjadi salah satu unsur yang disoroti dalam penilaian terhadap kepemimpinan Arya.

Perhatian juga tertuju pada Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara 2025/2026. Kompetisi tersebut menggunakan sistem operator swasta dan tercatat sebagai Liga 4 pertama di Indonesia yang menerapkan pola penyelenggaraan itu. Informasi mengenai penggunaan operator swasta tersebut juga diberitakan RRI.

Dalam penilaian yang disampaikan PSSI Deli Serdang, Liga 4 tersebut berlangsung sukses pada Maret–April 2026 dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Penyelenggaraannya menjadi salah satu contoh inovasi tata kelola kompetisi yang mendapat apresiasi.

Penggunaan operator swasta menjadi unsur pembaruan yang secara khusus disoroti dalam penyelenggaraan Liga 4 musim tersebut. Capaian ini masuk dalam rangkaian pertimbangan PSSI Deli Serdang ketika menyatakan dukungan kepada Arya Mahendra Sinulingga.

Penilaian terhadap kompetisi tidak hanya mencakup Liga 4. Konsistensi kejuaraan di tingkat kabupaten dan kota juga menjadi bagian dari perhatian, sejalan dengan pembinaan pemain yang dilaksanakan melalui sejumlah kelompok umur.

Pembinaan Usia Dini hingga Soeratin Cup

Pada pembinaan usia dini, PSSI Sumatera Utara menjalankan program melalui kelompok umur U-8, U-10, dan U-12. Kelompok-kelompok usia tersebut menjadi bagian dari cakupan pembinaan yang disebut dalam pemaparan capaian sepak bola daerah.

Program kompetisi usia muda juga mencakup Soeratin Cup U-13, U-15, dan U-17 Piala Gubernur Sumatera Utara. Pelaksanaannya menjangkau 22 kabupaten dan kota, sehingga menjadi salah satu kegiatan pembinaan dengan cakupan lintas daerah yang disoroti PSSI Deli Serdang.

Rentang kelompok umur tersebut memperlihatkan cakupan program yang menjadi perhatian dalam dukungan kepada Arya, mulai dari pemain usia dini hingga usia remaja. Pembinaan berkelanjutan menjadi salah satu pokok penilaian Darma terhadap perkembangan sepak bola Sumut.

Selain program kelompok umur, Sumatera Utara juga dipercaya menjadi tuan rumah Piala Kemerdekaan U17 dan Piala AFF U-19. Kepercayaan penyelenggaraan kedua ajang tersebut turut masuk dalam catatan capaian yang dikemukakan sebagai dasar apresiasi.

PSSI Deli Serdang menyoroti rangkaian kegiatan itu bersama pengembangan kompetisi kabupaten dan kota. Dengan demikian, penilaian yang disampaikan mencakup pembinaan berdasarkan kelompok usia serta penyelenggaraan pertandingan pada sejumlah tingkat kompetisi.

Sepak Bola Putri Turut Mendapat Perhatian

Pengembangan sepak bola putri turut menjadi bagian dari capaian yang disampaikan. Melalui Piala Pertiwi, pembinaan dan kompetisi bagi pesepak bola putri masuk dalam rangkaian program yang mendapat perhatian PSSI Sumatera Utara.

Salah satu pemain muda yang disoroti adalah Fadilla, yang berhasil menembus Timnas Putri Indonesia Garuda Pertiwi dan tampil pada Srikandi Merdeka Cup 2026. Penampilan Fadilla bersama Garuda Pertiwi pada turnamen tersebut juga tercatat dalam publikasi pertandingan Federasi Sepak Bola Malaysia.

Capaian Fadilla menjadi salah satu contoh perkembangan pemain muda yang disertakan dalam paparan tersebut. Pembahasan mengenai sepak bola putri melengkapi penilaian terhadap program kompetisi, pendidikan pelatih, pengembangan wasit, dan pembinaan usia dini.

Dukungan untuk Kepemimpinan Definitif

Dengan merujuk pada berbagai capaian itu, Darma Sucipto menegaskan dukungan penuh PSSI Deli Serdang agar Arya Mahendra Sinulingga menjadi Ketua Umum PSSI Sumatera Utara secara definitif.

PSSI Deli Serdang mendasarkan dukungannya pada penilaian terhadap pembenahan sumber daya manusia, inovasi kompetisi, serta pelaksanaan pembinaan berkelanjutan. Ketiga aspek tersebut menjadi pokok apresiasi terhadap kepemimpinan Arya selama menjalankan tugas sebagai Plt Ketua PSSI Sumut.

Dukungan tersebut merangkum penilaian PSSI Deli Serdang atas program sepak bola daerah, mulai dari kelompok usia dini hingga sepak bola putri. Rangkaian capaian itulah yang menjadi landasan sikap organisasi tersebut dalam mendukung Arya untuk memimpin PSSI Sumatera Utara secara definitif.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT